Posts

Showing posts from September, 2017

ciu

terhanyut dalam lamunan ciu bibir dan gelas saling beradu kelakar tawa menambah sahdu lantunan hening yang dirindu mata merah bukan amarah bercanda riang kian mesrah berat kepala tak dirasa saat bersama kallian semua sloki demi sloki menagih janji meringankan penat dan benci senyum lebar tanpa tujuan sejenak larut dalam lamunan

srikandi hari ini

senyum simpul di ujung bibir tak dapat menyingkap tabir hari-hari penuh dengan tawa namun duka memeluk mesra beban hidup setia di pundak demi masa depan sang anak hari berat kau lalui demi meraih apa itu mimpi engkau bagai srikandi maju perang tanpa gelati mekar melati kadang layu namun tidak dengan dirimu semerbak dari ujung pagi hingga malam menjemput lagi engkau bagai srikandi maju perang tanpa gelati ::isp

jarak pandang

pagi ini seeperti biasa awali hari denga kopi di meja namun tak begitu di rumahmu kawan riuh ramai sejak pagi dari malam untuk mempersiapkan akad mu untuk mempersiapkan ijab mu semoga kobul terucap lancar darimu beragam serahan kau siapkan hiasan indah mahar kau berikan berpenampilan sesempurna mungkin untuk memberikan mas kawin masa lajang mu kau sudahi semoga bahagia dalam mahligai kelak nanti hanya itu yang bisa ku beri sebait doa dalam puisi untuk mengakiri masa lajang mu ini #samawa_choiri

ts

hembusan sendu sang angin pilu membawa diriku pada lamunanmu remang sinar cahaya rembulan temani raga menuju hayalan gemerlap bintang tawarkan keindahan berselimut malam bersanding kegelapan buai embum menusuk sumsum temani lelapku dengan senyum dan akhirnya awanpun datang menutupi gemerlap beribu bintang tampak gelap tanpa penerangan terus bertahan dalam cobaan mata sayuh bibir bergetar menahan dingin tanpa suar nyanyi lirih suara kodok meghisap seluruh asap rokok